Pontianak, (fdki.iainptk.ac.id) 15 Juni 2026 – Suasana serius namun penuh semangat kebersamaan terasa di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Pontianak, Senin (15/6/2026). Bertajuk Finalisasi Pedoman Penulisan Tugas Akhir, kegiatan ini dihadiri oleh tim penyusun pedoman yang terdiri dari para dosen dan pejabat struktural di lingkungan FDKI. Tujuan utamanya adalah merampungkan dokumen pedoman tugas akhir yang akan menjadi rujukan bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka.
Kegiatan dibuka dengan rapi dan profesional oleh Ibu Suyati, S.Ag, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) FDKI IAIN Pontianak. Beliau memandu jalannya acara dari awal hingga memasuki sesi arahan dari pimpinan.
Arahan Dekan FDKI: Dua Poin Penting untuk Tim Penyusun


Dalam sambutannya, Dekan FDKI, Dr. Yusriadi, MA, terlebih dahulu menyapa dan menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu dan pikiran untuk hadir dalam kegiatan finalisasi ini.
“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul hari ini untuk menyelesaikan pekerjaan besar yang sangat penting bagi masa depan mahasiswa kita. Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu semua yang sudah hadir dan berkomitmen untuk menyusun pedoman tugas akhir yang terbaik,” ujar Dr. Yusriadi mengawali arahannya.
Selanjutnya, Dekan FDKI menyampaikan dua poin penting yang menjadi penekanan khusus dalam penyusunan pedoman tugas akhir ini.
Poin Pertama: Pedoman Harus Sesuai dengan Aturan
Dr. Yusriadi menegaskan bahwa meskipun pedoman ini dirancang sebagai sesuatu yang ideal, ia tetap harus berjalan di rel aturan yang berlaku.
“Pedoman ini harus sesuai dengan aturan, baik aturan yang ada di Fakultas dan institusi kita, aturan Kementerian Agama, maupun aturan Kemendikbud dll. Baik secara langsung maupun tidak langsung, kita harus patuh pada regulasi yang ada di atas kita. Jangan sampai pedoman yang kita buat kelak menjadi masalah karena tidak sejalan dengan kebijakan yang lebih tinggi,” tegasnya.
Poin Kedua: Jangan Memberatkan Mahasiswa
Poin kedua yang disampaikan Dekan FDKI menjadi perhatian serius seluruh peserta rapat.
“Mohon pertimbangkan syarat-syarat. Dan mohon syarat yang diberlakukan agar tidak memberatkan mahasiswa. Kalau bisa, syaratnya yang paling ringan, tetapi tidak keluar dari idealisme akademik,” pesannya dengan nada tegas namun penuh kepedulian.
Dr. Yusriadi mengingatkan bahwa mahasiswa saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik akademik maupun non akademik. Oleh karena itu, pedoman yang disusun harus proporsional, tidak berbelit-belit, namun tetap menjaga standar kelulusan yang berkualitas.
“Jangan sampai mahasiswa kesulitan karena prosedur yang rumit. Tapi di sisi lain, kita juga tidak boleh mengorbankan kualitas. Carilah titik keseimbangan,” tambahnya.
Doa dan Harapan untuk Tim


Sebelum menutup arahannya, Dekan FDKI menyampaikan doa dan harapan bagi kelancaran diskusi tim penyusun
“Saya ucapkan selamat berdiskusi kepada tim. Semoga kegiatan ini berlangsung dengan baik, lancar, dan menghasilkan pedoman yang berkah bagi kita semua, terutama bagi mahasiswa FDKI,” tutup Dr. Yusriadi.
Tim Dipimpin Adiansyah, M.Pd.I, Bahasan Finalisasi Berlangsung Intens
Setelah arahan dari Dekan, forum selanjutnya diambil alih oleh Ketua Tim Penyusun Pedoman Tugas Akhir FDKI, yaitu Bapak Adiansyah, M.Pd.I. Dengan pengalaman dan ketelitiannya, beliau memandu jalannya pembahasan finalisasi penulisan tugas akhir.
Dalam forum yang berlangsung intens namun tetap kondusif, tim membahas berbagai aspek teknis pedoman, mulai dari format penulisan, sistematika bab, syarat-syarat pengajuan, hingga mekanisme bimbingan dan ujian. Setiap butir dibahas secara cermat, dengan semangat mencari formula terbaik yang memadukan antara idealisme akademik dan kemudahan bagi mahasiswa.
Harapan ke Depan: Pedoman yang Ramah Mahasiswa dan Berkualitas


Dengan terselenggaranya finalisasi ini, FDKI IAIN Pontianak menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik. Pedoman tugas akhir yang sedang diselesaikan diharapkan menjadi rujukan yang jelas, mudah dipahami, dan aplikatif bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi tepat waktu.
Para peserta yang hadir menyambut positif arahan Dekan FDKI yang meminta syarat tidak memberatkan mahasiswa. Tim berkomitmen untuk segera merampungkan draf final pedoman dalam waktu dekat, sehingga dapat segera diimplementasikan pada semester mendatang.
Humas FDKI IAIN Pontianak


