Mempawah – Suasana haru dan penuh apresiasi mewarnai acara penarikan serta perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Kelompok Jungkat 1 dan 2 di Kantor Desa Jungkat, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah. Acara penutupan masa pengabdian yang berlangsung selama 40 hari ini dihadiri langsung oleh Camat Jongkat, Kepala Desa Jungkat, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta jajaran perangkat desa setempat. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi yang terjalin erat antara IAIN Pontianak dan masyarakat Desa Jungkat dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pilar pengabdian kepada masyarakat.

Camat Jongkat, Mahmud Hasan, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa bangga yang mendalam saat memberikan sambutan. Sebagai alumni IAIN Pontianak, ia merasa tersentuh melihat junior almamaternya sukses menjalankan program pengabdian dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. “Sebagai alumni, saya sangat bangga bisa hadir dan menyaksikan adik-adik mahasiswa IAIN Pontianak menyelesaikan masa pengabdiannya di tengah masyarakat Desa Jungkat dengan baik. Mereka telah membawa nama harum kampus dan memberikan kontribusi nyata bagi desa ini,” ungkap Mahmud Hasan dengan penuh haru. Apresiasi senada disampaikan Kepala Desa Jungkat, Ramlan S.R., yang mengakui bahwa meskipun pelaksanaan KKL sempat dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem berupa kabut asap yang melanda wilayah setempat, pihak desa tetap berupaya maksimal mendukung kegiatan mahasiswa melalui koordinasi hingga tingkat RT dan dusun. “Kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi mahasiswa selama di sini. Kami juga memohon maaf jika pelayanan pihak desa belum maksimal akibat keterbatasan kondisi cuaca kabut asap beberapa waktu terakhir. Namun, kami sudah instruksikan seluruh perangkat RT dan dusun untuk selalu siap membantu kebutuhan adik-adik,” ujar Ramlan dengan ramah.

Sementara itu, DPL KKL IAIN Pontianak, Dr. Juniawati, S.Sos.I., M.Soc.Sc., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehangatan dan keramahan warga Desa Jungkat dalam menerima para mahasiswa. Ia juga memuji keaktifan mahasiswa yang tidak hanya fokus mengabdi, tetapi juga masif mempublikasikan potensi desa ke media massa dan media sosial. “Apresiasi tinggi untuk anak-anak yang selama 40 hari ini aktif mempublikasikan kegiatan mereka. Ini memberikan efek domino positif, tidak hanya memperkenalkan potensi Desa Jungkat ke skala nasional, tetapi juga menjadi portofolio berharga bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan tugas akhir dan PPL,” jelas Dr. Juniawati dengan penuh kebanggaan. Beliau juga menekankan bahwa pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan soft skill dan kemampuan komunikasi publik yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Mewakili rekan-rekannya, Ketua KKL Kelompok Jungkat, Risky Saputra, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kemudahan administrasi dan dukungan fasilitas yang diberikan pihak desa selama mereka bertugas. “Kami sangat terbantu dalam segala urusan administrasi maupun peminjaman sarana prasarana. Jika selama 40 hari keberadaan kami terdapat tutur kata atau tindakan yang kurang berkenan, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Desa Jungkat,” tutur Risky dengan suara bergetar haru. Acara perpisahan tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata, penyematan jaket kebanggaan KKL kepada Kepala Desa Jungkat, serta foto bersama seluruh jajaran pemerintah desa dan mahasiswa. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh kedua belah pihak.

KKL IAIN Pontianak di Desa Jungkat telah berakhir, tetapi jejak pengabdian dan kebersamaan yang terjalin akan terus dikenang. IAIN Pontianak melalui ibu Dr. Juniawati yang sekaligus dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk mengabdi dan berkontribusi bagi masyarakat. “Semoga apa yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKL IAIN Pontianak menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tutup Dr. Juniawati.

PENULIS: Hermansyah

EDITOR: Humas FDKI IAIN Pontianak