Pontianak, (fdki-iainptk.ac.id) 21 September 2026 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual yang tinggi. Hal ini tercermin dari keterlibatan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) FDKI yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Pada Senin (21/9/2026), mereka turut serta dalam kegiatan bimbingan rohani bagi pasien di dua rumah sakit sekaligus, yaitu RSUD Soedarso Pontianak dan RSU St. Antonius Pontianak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan rutin Kanwil Kemenag Kalbar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan spiritual masyarakat yang sedang menjalani perawatan medis.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dibimbing langsung oleh Bapak Dr. Kartono, M.Pd selaku pamong PKL. Mereka diajak turut serta mendampingi proses bimbingan rohani, mulai dari mendatangi ruang perawatan pasien, memberikan motivasi dan ketenangan spiritual, hingga membimbing doa dan dzikir bagi pasien yang bersedia menerima layanan tersebut. Bapak Dr. Kartono, M.Pd menjelaskan bahwa bimbingan rohani pasien menjadi salah satu program penting Bidang Penais Zawa dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya mereka yang sedang berada dalam kondisi sakit dan membutuhkan penguatan mental serta spiritual. Beliau juga menekankan pentingnya mahasiswa PKL memahami bahwa tugas penyuluhan agama tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga menuntut kepekaan sosial dan kemampuan berkomunikasi secara empatik dengan masyarakat dari berbagai latar belakang dan kondisi.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa PKL BKI FDKI mendapatkan pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan pasien dan keluarganya, mempelajari teknik pendekatan yang tepat sesuai kondisi psikologis pasien, serta memahami tata cara pelaksanaan bimbingan rohani yang sesuai dengan pedoman Kementerian Agama. Kegiatan di kedua rumah sakit berjalan lancar dan mendapat sambutan baik dari pihak rumah sakit maupun pasien yang dikunjungi. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan komunikasi empatik, kesabaran, dan ketulusan dalam melayani masyarakat.

Bagi FDKI IAIN Pontianak, keterlibatan mahasiswa BKI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga selaras dengan visi fakultas dalam mencetak lulusan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tidak hanya sebagai tenaga profesional di bidang bimbingan dan konseling Islam, tetapi juga sebagai individu yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Melalui pengalaman ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami tugas dan fungsi penyuluh agama Islam di lapangan, khususnya dalam layanan bimbingan rohani.

Dengan terselenggaranya kegiatan bimbingan rohani ini, FDKI IAIN Pontianak berharap mahasiswa PKL BKI semakin siap menjadi calon penyuluh maupun tenaga keagamaan profesional di masa mendatang. Pengalaman praktis yang diperoleh diharapkan dapat memperkuat kompetensi mereka, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan dedikasi dalam melayani masyarakat. FDKI IAIN Pontianak terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa, sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Penulis & Kontributor: Alfi Sahriana dan Evi : Mahasiswa BKI FDKI IAIN Pontianak

Editor: Humas FDKI IAIN Pontianak